Postingan

Menampilkan postingan dengan label 🌌Langit Tak Selalu Biru

Pengalaman Saat Mengaji di Waktu Kecil

Gambar
  Foto oleh Quang Nguyen Vinh: https://www.pexels.com/id-id/foto/ Dahulu, saat aku masih usia anak SD. Di kampungku setiap anak harus mengikuti sekolah agama atau mengaji sore di masjid kampung. Saat di mana kami belum mengenal gawai atau handphone. Sepulang sekolah kami bermain bersama di luar rumah. Ada hampir 10 sampai 20 anak yang ikut bermain. Jenis permainan pun banyak, mulai dari sondah, galah, ucing-ucingan, masak-masak, dagang, balap sepeda, bekel, dan masih banyak lagi permainan seru lainnya. Mungkin di beberapa daerah berbeda cara bermain dan namanya, tapi kuyakin hampir di banyak daerah atau kampung anak-anak kecil pasti senang bermain di luar. Aku masih ingat beberapa kenangan yang tak terlupakan pada masa itu. Kami dibagi menjadi beberapa kelompok usia untuk menentukan materi mengaji. Misalnya anak-anak usia TK dan SD akan difokuskan pada baca tulis Qur’an sederhana dan hafalan surat-surat pendek. Kemudian usia remaja awal hingga usia SMA biasanya sudah fokus pada b...

Menjadi Seorang Ibu

Gambar
  Foto oleh Zariflavin 🌼 Pernah dengar ungkapan bahwa perempuan itu mengalami “tiga kelahiran”? Pertama, ketika ia menjadi seorang anak perempuan. Kedua, ketika menjadi seorang istri. Ketiga, ketika menjadi seorang ibu. Dan kini aku telah mengalami ketiganya. Menjadi anak perempuan terakhir, memiliki kakak laki-laki dan perempuan, rasanya sangat indah, ayah ibuku masih lengkap. Mereka sangat menyayangiku dengan tulus. Mereka selalu memberikan yang terbaik untukku. Hingga aku kini sudah punya anakpun, mereka tetap selalu menjadikanku anak perempuan kecil mereka yang selalu memerlukan kasih sayang mereka sampai kapanpun. Ketika aku menjadi seorang istri, rasanya campur aduk. Beberapa hal berubah tentu saja. Kali ini bertambah satu orang yang harus aku patuhi, turuti, layani. Begitulah pemahaman budaya kita bahwa seorang istri harus patuh dan taat pada suaminya. Aku bersyukur dipertemukan dengan seorang suami yang pekerja keras, menyayangiku, dan lembut memperlakukanku dengan baik....

Alasan Aku Suka dengan Film dan Budaya India

Gambar
Foto oleh Debendra Das Aku yakin hampir setiap orang memiliki hobi, kan? Salah satunya menonton film atau mendengarkan musik. Aku juga yakin pasti setiap orang memiliki genre favoritnya masing-masing. Termasuk aku. Sampai saat tulisan ini dibuat, di mana aku sudah berusia 26 tahun, aku masih sangat menyukai film dan lagu India. Saat teman-teman di sekelilingku menyukai Drakor atau K-Pop, aku suka dengan film-film India. Mungkin beberapa orang menganggap bahwa film India isinya hanya tentang nyanyi dan joget-joget, padahal tidak selalu, seperti hal-nya film dari negara lain, film India pun punya banyak genre dan jenisnya masing-masing. Dan tolong disclaimer dulu, bedakan antara sinetron dan filmnya, ya, karena tak sedikit meme berseliweran bahwa film India berisi scene-scene tak masuk akal yang sebenarnya berasal dari sinetron yang ratusan hingga ribuan episode itu. Ada sih sinetron India yang lumayan seru, salah tiganya Anupamaa, Balika Vaadu, dan Jodhaa Akbar. Jadi begini, awal mu...

Penyesalan di Usia 22

Gambar
  Foto oleh Pavel Danilyuk Banyak orang berkata bahwa penyesalan itu selalu datang di akhir, karena kalau di awal namanya pendaftaran. Ya, ungkapan itu ada benarnya. Seperti apa yang terjadi padaku. Biasanya penyesalan datang dari kekecewaan terhadap sesuatu yang tidak sesuai dengan kehendak. Semakin kita belajar, semakin bertambah pengalaman, maka pandangan terhadap sesuatu biasanya tak sama lagi dengan sebelumnya, dalam beberapa hal, of course. Meski saat tulisan ini dibuat aku sudah berusia 26 tahun, tetapi bagian ini kubatasi saja sebagai penyesalan sampai usiaku 22 tahun, karena ternyata banyak keputusan-keputusan yang kubuat di sekitar usia itu yang kuabaikan. Namun, impact- nya terasa sampai sekarang. Aku ingin ini bisa menjadi pembelajaran bagi pembaca. Pertama , aku menyesal pernah berpacaran. Menyukai seseorang itu wajar dan fitrah manusia. Perempuan atau laki-laki normal pasti pernah merasakan sebuah getaran dalam hati ketika kita bertemu atau memikirkan seseorang ya...

Rumah Masa Kecil || Langit Tak Selalu Biru

Gambar
  CATATAN PENTING Tulisan ini dibuat dengan tujuan sebagai catatan kumpulan memori-memori, kenangan-kenangan, peristiwa-peristiwa, bukti bahwa aku pernah ada di dunia ini. Bukti bahwa kehidupan ini sangat berwarna, ada ups and downs. Mengambil pembelajaran dari setiap hal yang terjadi. Sebagai kenangan untuk keturunanku nanti, bahwa hidup itu sesuatu yang sangat unik dan kompleks, penuh ironi dan paradoks. Sebagai disclaimer, segala yang kutulis murni berdasarkan sudut pandangku, tidak ada maksud menjelekkan sesuatu atau seseorang. Apa yang kutulis saat ini adalah buah dari berbagai pengalaman dan pemahaman saat ini, tidak menutup kemungkinan jika di masa yang akan datang, aku bisa saja berubah pikiran dalam memandang sesuatu. Jadi, mohon bijaksana menanggapi segala hal yang kutulis di sini. Alasan mengapa aku memilih judul “Langit Tak Selalu Biru”, ini menggambarkan setiap lika-liku kehidupan. Biru itu indah dalam beberapa hal, membahagiakan dalam beberapa hal, tetapi juga pen...